Seminar Rancangan Riset Mahasiswa

Ciamis, 11 Januari 2023. Sebanyak 6 orang mahasiswa mengikuti program Seminar Proposal yang digelar Prodi IAT. Keenam peserta memaparkan rancangan riset masing-masing di depan dua penguji. Pada kesempatan tersebut Hammad Mutawakkil Hibatillah, S.Sos., dan Fahmy Farid Purnama, Lc., M.Ag menjadi penguji.

Riset-riset yang dihadirkan oleh peserta cukup variatif. Tidak hanya menelitia wacana-wacana yang berada dalam ruang lingkup Al-Qur’an (ma fi al-Qur’an) tapi juga menyentuh ranah isu di luar Al-Qur’an (ma haula al-Qur’an). Beberapa riset bahkan mengangkat isu-isu terkini kontemporer yang memiliki relasi ingatan dan keseharian dengan masyarakat.

Salah satu proposal riset yang diujikan adalah proposal riset yang diangkat oleh Yasir berjudul Nalar Resistensi dalam Al-Qur’an. Melalui perspektif yang ditawarkan oleh Hasan Hanafi, Yasir berusaha mengkaji dan mendedahkan watak resisten al-Qur’an. Berpijak pada langkah aktual Hanafi, Yasir mengasumsikan bahwa langkah-langkah yang ditempuh Hanafi sejatinya bersumber pada watak resisten yang lebih dulu ada dalam Al-Qur’an itu sendiri.

Salah satu penguji, Fahmy Farid Purnama menegaskan bahwa proposal yang dibangun oleh para mahasiswa masih cenderung miskin argumentasi dan data. Para peserta masih kesulitan dalam merangkai penjelasan secara runut dan sistematis. Hal senada juga disampaikan Hammad Mutawakkil H. Menurutnya perlu ada penguatan kemampuan menyusun narasi ilmiah bagi para mahasiswa semisal dalam perkuliah Teknik Penulisan Skripsi dan Metodologi Riset.

(Tim Redaksi Prodi IAT/ISR)

Scroll to Top